Untuk menuju Pulau Sumbawa, dari Jakarta, tidak ada
penerbangan langsung. Pesawat mendarat di Mataram, dan perjalanan selanjutnya
menggunakan angkutan travel, berupa
minibus dengan 11 penumpang. Mobil yang saya tumpangi merapat di pelabuhan
menuju Sumbawa tepat waktu, beberapa saat sebelum pintu feri ditutup. Langit
masih menyisakan biru, sebelum pelan-pelan meredup jadi kemerahan. Para
penumpang travel semua turun dari mobil, menyebar entah ke mana. Saya sempat
meminta tolong kepada supir bahwa nanti saya dicarikan hotel di dekat “Istana
Tua” – suatu istilah yang baru saya tahu tadi ketika mencari tiket travel.
Istana Tua adalah sebutan untuk bekas istana Kerajaan Sumbawa.
Blog untuk kajian sejarah dan seni mushaf al-Qur'an di Asia Tenggara. Semua foto dibuat oleh penulis, kecuali disebut sumbernya. Terbit sejak 2012.
Rabu, 10 Februari 2016
Jumat, 18 September 2015
Pewarnaan baru
Jangan langsung percaya! (10)
Setiap naskah memiliki sejarahnya sendiri.
Tidak semua naskah sekali diproduksi pada masa dahulu, lalu tidak mengalami
intervensi dalam perjalanannya hingga masa kini. Dan, janganlah langsung
percaya jika ada orang mengatakan bahwa sebuah naskah yang ia bawa itu KUNO
sepenuhnya!
Warna: 'ngêjrèng'!
Sabtu, 30 Mei 2015
Penyalin Qur'an (4): Prof Salim Fachry, penulis Mushaf Pusaka
Salah satu mushaf penting koleksi Bayt al-Qur’an &
Museum Istiqlal, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, adalah “Mushaf Pusaka”. Mushaf ini ditulis atas prakarsa
Presiden Pertama RI, Ir. Soekarno dan merupakan mushaf resmi yang ditulis
tangan pertama kali setelah kemerdekaan RI. Mushaf ini dianggap sebagai hadiah
dari umat Islam Indonesia untuk kemerdekaan RI. Mushaf Pusaka ditulis oleh Prof Drs H Salim Fachry, guru besar IAIN Jakarta (wafat 1988), dimulai pada 23 Juni 1948 (17 Ramadan 1367 H), selesai 15 Maret 1960.
Halaman awal Mushaf Pusaka.
Minggu, 17 Mei 2015
Langgam Jawa
Membaca Qur’an dengan langgam Jawa
Kliping media online
Video bacaan Muhammad Yaser Arafat pada peringatan
Isra' Mi'raj di Istana Negara, Jumat, 15/5/2015: https://www.youtube.com/watch?v=qYEllU0oweA
Beberapa tanggapan:
"Baca Qur'an langgam Jawa, Haramkah?": http://www.rumahfiqih.com/x.php?id=1431011215&=baca-quran-langgam-jawa-haramkah.htm"Langgam Bacaan Menteri Lukman" (Muchlis M Hanafi): http://www.gatra.com/kolom-dan-wawancara/148177-muchlis-m-hanafi-langgam-bacaan-menteri-lukman.html
Rektor IIQ: Sangat Boleh, Baca al-Quran Langgam Indonesia
"Perlu waktu untuk memopulerkan langgam Nusantara": http://www.republika.co.id/berita/koran/islam-digest-koran/15/05/24/noutl3-muchlis-m-hanafi-perlu-waktu-untuk-memopulerkan-langgam-nusantara
"Menteri Agama Akan Festivalkan Baca Quran Langgam Nusantara" http://nasional.tempo.co/read/news/2015/05/18/078667038/Menteri-Agama-Akan-Festivalkan-Baca-Quran-Langgam-Nusantara
M Yaser Arafat (Foto: media online)
Senin, 11 Mei 2015
Pengaruh Qur'an Turki Usmani di Asia Tenggara
Tulisan saya berjudul “The Influence of Ottoman Qur'ans in Southeast Asia through the Ages” (Pengaruh Qur’an [Turki] Usmani di Asia Tenggara dari Masa ke Masa) – diterjemahkan oleh Annabel Teh Gallop – dimuat di dalam buku From Anatolia to Aceh: Ottomans, Turks, and Southeast Asia, Andrew Peacock and Annabel Teh Gallop (eds), Oxford: Oxford University Press, 2015, hlm. 311-334. (Deskripsi lebih lengkap, lihat: http://ukcatalogue.oup.com/product/9780197265819.do).
Tulisan ini membahas tentang pengaruh Qur’an Turki Usmani (Ottoman) terhadap Qur’an di Asia Tenggara, sejak masa manuskrip, masa cetak awal, hingga sekarang. Pengaruh Turki Usmani dapat dilihat pada aspek-aspek tertentu, seperti iluminasi, kaligrafi, dan tataletak teks. Pada masa belakangan, pengaruh tersebut lebih menguat, terutama sejak disahkannya "Mushaf Al-Qur’an Standar Indonesia" pada 1984, sebab salah satu dari tiga jenis Al-Qur’an yang disahkan tersebut didasarkan pada Qur’an Turki Usmani yang dicetak oleh Matba’ah Bahriyah di Istanbul. Jenis mushaf ini telah lama digunakan di Indonesia oleh para penghafal Al-Qur’an di berbagai pesantren tahfiz -- sering disebut sebagai 'Qur'an pojok' atau 'Qur'an sudut'.
Pdf artikel bisa diunduh di: https://www.academia.edu/10791780/The_influence_of_Ottoman_Qur_ans_in_Southeast_Asia_through_the_ages
Pdf artikel bisa diunduh di: https://www.academia.edu/10791780/The_influence_of_Ottoman_Qur_ans_in_Southeast_Asia_through_the_ages
Jumat, 08 Mei 2015
Milad BQMI
Milad
ke-18 Bayt al-Qur'an & Museum Istiqlal
Kliping Media Online
Kliping Media Online
1.
“Bayt Alquran dan Museum
Istiqlal Genap 18 Tahun” http://kemenag.go.id/index.php?a=berita&id=257649
2.
“Menteri Agama RI resmikan penulisan Mushaf Alquran Standar
Indonesia” http://www.robians.com/2015/05/milad-bayt-al-quran-dan-museum-istiqlal.html#.VU2QFSusVWI
3.
“Menag: Indonesia memiliki seni baca Al Quran sendiri”http://www.antaranews.com/berita/494712/menag-indonesia-memiliki-seni-baca-al-quran-sendiri
Menteri Agama H Lukman Hakim Saifuddin. (Foto-foto: media online)
Mushaf Standar
Penulisan kembali Mushaf al-Qur'an Standar Indonesia
Penulisan
kembali Mushaf Al-Qur’an Standar Indonesia secara resmi dimulai pada tanggal 17
Rajab 1436 H/ 6 Mei 2015 M, bersamaan dengan perayaan Milad ke-18 Bayt
Al-Qur’an & Museum Istiqlal. Ayat pertama Bismillāh ar-Rahmān ar-Rahīm ditulis oleh Menteri Agama H. Lukman
Hakim Saifuddin dan Direktur Pusat Studi Al-Qur’an Prof. Dr. H.M. Quraish
Shihab, sebagai tanda dimulainya penulisan.
Menteri Agama meresmikan dimulainya penulisan mushaf. (Foto: vivanews).
Langganan:
Postingan (Atom)




