Tampilkan postingan dengan label India. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label India. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 18 Januari 2020

Johor

Tiga mushaf cetak koleksi Yayasan Warisan Johor

Mushaf Al-Qur’an cetak koleksi Yayasan Warisan Johor merupakan ‘warisan’ dari Masjid Sultan Abu Bakar, masjid kesultanan Johor, yang berlokasi tidak jauh dari Yayasan. “Ketika Qur’an-Qur’an lama yang sudah tidak dipakai lagi akan dibakar, kami selamatkan beberapa yang masih bagus, dan kita simpan di Yayasan ini,” demikian kata Mazlan bin Keling, Penolong Pegawai Tadbir Yayasan (14/1/2020). Untunglah mushaf-mushaf ini bisa diselamatkan, sehingga bisa mengisi mata rantai sejarah penggunaan mushaf di Johor—atau Malaysia secara lebih luas. Mushaf-mushaf lainnya telah musnah menjadi abu.
 Masjid Sultan Abu Bakar, Johor Bahru.

Sabtu, 07 Desember 2019

Singapura

Mushaf di Masjid Sultan Singapura

Jika Anda memegang kamera dan menemui sesuatu yang Anda anggap penting, sebaiknya langsung dijepret! Bisa jadi, itu satu-satunya kesempatan, dan tidak ada kesempatan kedua! Hehe... Dan saya merasa beruntung, pada awal bulan Maret 2019 lalu ketika berkunjung ke Masjid Sultan Singapura sempat memotret beberapa mushaf lama yang ada di masjid terkenal ini. Nah, awal November 2019, ketika saya berkunjung lagi ke masjid ini, mushaf-mushaf tersebut sudah tidak ada lagi, entah di mana. Namanya mushaf tua, kapan saja bisa dipindahkan, bahkan, kapan saja bisa dimusnahkan... 
Dalam bahasa Jawa ada istilah "Qur'an amoh (rusak)". Kata-kata ini juga kadang digunakan untuk menyebut sesuatu yang tidak ada manfaatnya lagi, tapi membuangnya adalah mustahil. Tidak bisa digunakan lagi, karena sudah rusak, tapi menjaganya juga 'sia-sia', akan membuang waktu dan tenaga ... 
Oleh karena itu, jadi masuk akal, Qur'an amoh itu biasanya dibakar! Ini cara yang paling lazim untuk memusnahkan benda mulia yang sudah tidak bisa dimanfaatkan lagi. Kita sering mendengar santri atau pengurus masjid bercerita pengalamannya membakar Qur'an yang sudah usang. Jadi, Qur'an tua yang masih bisa kita saksikan sekarang adalah sesuatu yang istimewa: itulah Qur'an yang 'selamat'!
Baik, inilah beberapa mushaf tua yang pernah menghiasi rak dan digunakan di Masjid Sultan Singapura. Siapa tahu bisa digunakan untuk penelitian lebih lanjut.
Masjid Sultan dan kawasan Kampung Gelam dilihat dari Village Bugis Hotel.

Kamis, 26 April 2012

Qur'an Cetakan Awal

Mushaf Cetakan India
(Koleksi pribadi, Palembang)

Di Nusantara, Qur’an cetakan India ditemukan di berbagai tempat, yaitu Kerinci, Palembang, Jawa Timur, Jawa Tengah, Lombok, Bima, Pulau Penyengat, Maluku, hingga Filipina Selatan. Qur’an cetakan tersebut kini merupakan koleksi pribadi, masjid, pesantren, dan museum, baik di dalam maupun luar negeri. Ada beberapa model cetakan yang ditemukan, menunjukkan bahwa industri pencetakan Qur’an (di samping naskah keagamaan lainnya) di India pada masa itu berlangsung cukup ramai, karena melibatkan beberapa nama percetakan. Perdagangan Qur’an India di Nusantara pun berlangsung lama, sejak akhir abad ke-19 hingga awal abad ke-20 – sementara pengaruhnya, jangan lupa, masih terasa hingga sekarang.  
Di bawah ini sebuah contoh cetakan India, akhir abad ke-19.